DOKTER IDAMAN ITU BERTAMBAH GELAR

0

Siapa yang tak mengenal sosok muda, ramah dan bersahaja, akrab bermasyarakat dikalangan masyarakat. Khususnya bagi kaum hawa diseluruh wilayah Kabupaten Mukomuko. Berbekal keyakinan, kesungguhan hati dalam mengabdikan diri di tanah kelahirannya, dr. Dodi Hendra, SpOG yang akrab disapa pak dokter atau pak Dodi.

Gelar apa yang kini ia dapatkan ??
Apa saja tanggapan-tanggapan yang ia didapatkan ??

Penulis : Meky Alka

Kehadiran beliau seakan menjadi injeksi bagi kaum hawa. Keberadaannya memberi semangat bagi mereka yang terkadang mulai sedikit melemah dengan berbagai alasan. Mengapa tidak ??

Dengan kehadirannya, para ibu-ibu justru sangat patut bersyukur. Soalnya di wilayah yang terkenal dengan slogan “Kapuang Sati Ratau Batuah”, tidak perlu memeriksa kandungan mereka dengan cara bepergian jauh. Tidak seperti sebelumnya dulu, kebanyakan dari kaum hawa (para ibu-ibu) justru harus terlebih dahulu berangkat ke Padang atau Kota Bengkulu, sehingga membutuhkan waktu dan menguras tenaga selama menempuh perjalanan untuk melakukan pemeriksaan kandungan atau Ultrasonografi atau yang biasa dikenal sebagai USG, yaitu sebuah alat yang digunakan sebagai teknik menampilkan gambar atau citra dari kondisi bagian dalam tubuh.

Adapun beberapa tujuan USG, diantaranya, Memonitor denyut jantung pada janin, biasanya menggunakan teknologi doppler, Memperoleh visualisasi jaringan perut dan organ didalamnya, Mengetahui adanya masalah di dalam prostat menggunakan USG transrektal, Mendapatkan gambar yang jelas dari organ jantung, Memantau struktur jaringan di sekitar ginjal, Memperoleh gambar jaringan payudara, Melihat visualisasi struktur mata dengan USG mata, Memonitor perkembangan janin pada ibu hamil, Mengambil sempel jaringan tubuh melalui teknik biopsi, dan Memperoleh pencitraan dari rahim dan ovarium.

“Dengan kata lain, selain bertujuan membantu tim medis dalam mendapatkan ketetapan mendiagnosis penyakit, USG juga dijadikan sebagai faktor penunjang dokter dalam melakukan pemerikaaan yang pada akhirnya mampu memantu dokter dalam mengidentifikasi penyebab penyakit pada seseorang,” sumber yang didapat penulis.

BERTAMBAH GELAR

Beberapa tanggapan terkait bertambahnya gelar dokter yang terkenal baik, ramah dan humanis dikalangan masyarakat. Salah satu rekan partner didalam bidang kesehatan yakni Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Mukomuko, Meylani Kurniati, SST, SKM mengatakan, pihaknya turut berbahagia atas keberhasilan beliau dalam menyelesaikan pendidikan

“Adapun harapan kami, agar ilmu yang beliau dapat, bisa doterapkan di Kabupaten Mukomuko dan tetap menjadi partner yang selalu berdampingan dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Mukomuko” kata Mey’s sapaan akrabnya.

Disamping itu, anggota IBI Mukomuko yang juga berprofesi sebagai bidan, Maidawati Indra, Amd.Keb ikut mengungkapkan, dirinya sangat bangga dan mengapresiasi atas keberhasilan dr. Dodi Hendra, SpOG yang telah berhasil menyelesaikan ujian nasional dan meraih gelar Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (K)-FER pada Hari Sabtu 17 Juli 2021.

“Ini adalah capaian yang luar biasa bagi kita, khusunya di Mukomuko. Apalagi setelah menghadapi 8 penguji, beliau (dr. Dodi) berhasil lulus menyelesaikan ujian dan mendapatkan gelar tersebut (FER). Semoga kedepan apa yang sudah diperjuangkan beliau hingga berhasil mendapatkannya (gelar,red). Bisa semakin di aplikasikan dan menjadi referenai wawasan baru bagi kami didalam menjalankan profesi. Sekali lagi selamat buat sahabat kami, pak dokter kami,” ungkap Maidawati Indra yang akrab disapa Mai dengan sebutan bunda.

Disisi lain, Plt Direktur RSUD Mukomuko, dr. Syafriadi, Sp.Pd juga menjelaskan, dengan keberhasilan salah satu dokter di Kabupaten Mukomuko. Artinya ikut mempengaruhi dalam menaikkan tipe rumah sakit.

Untuk diketahui 8 penguji dr. Dodi Hendra, SpOG. Diantaranya, Prof. dr. Noor Pramoni, S.pOG(K)-FER, M.Med.Sc (Universitas Diponegoro Semarang), DR. dr. Wiryawan Permadi, SpOG(K) (Universitas Padjajaran Bandung), DR. dr. Kanadi Sumapraja, SpOG(K)-FER, M.Sc (Universitas Indonesia), dr. Syofwal Widad, S.pOG(K)-FER (Universitas Gajah Mada), dr.bSri Ratna Dwiningsih, SpOG(K)-FER (Universitas Airlangga Surabaya), dr. I Wayan Arsana Wiyasa, SpOG(K)-FER (Universitas Brawijaya Malang), dr. Putu Doster Mahayasa, SpOG(K)-FER (Universitas Udayana Bali), dan dr. Abdurahman Laquf, SpOG(K)-FER (Universitas Negeri Solo).

Congratulation To Our Beloved Partner
dr. Dodi Hendra, SpOG (K)-FER
Komisaris RSIA Al-Barra Mukomuko

Share.

About Author

Leave A Reply

error: Content is protected !!