Tim Medis Di Vaksin, Kapus Himbau Masyarakat Jangan Takut

0

Kepala Puskesmas Kota Mukomuko, Idris SKM melihat proses penyuntikan vaksin yang dilakukan perawat Yuhelmi Deswita, Amd.Kep pada Mashuri Amd.Kep. (Foto:meky/permatanilau.com)

PERMATANIALU.COM – Menindaklanjuti daei pelaksanaan penyuntikan vaksin yang dilkukan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko pada Senin (1/2/2021) lalu, akhirnya Rabu (3/2/2021) Puskesmas Kota Mukomuko juga menggelar penyuntikan vaksin terhadap internal (petugas tim medis) di dalam Puskesmas Kota Mukomuko.

“Kegiatan tadi berlangsung sejak pukul 11
03 WIB. Kegiatan ini bagian dari tindaklanjut setelah kegiatan penyuntikan vaksin yang di Kantor Dinkes beberapa waktu lalu), kata Kepala Puskesmas (Kapus) Kota Mukomuko, Idrus, SKM ketika ditemui permatanilau.com di ruang kerjanya.

Idrus yang sebelumnya sudah disuntik vaksin serentak dengan pejabat yang ikut penyuntikan vaksin perdana di Dinkes Mukomuko, menjelaskan bahwa dengan adanya penyuntikan vaksin terhadap tim medis. Diharapkan agar seluruh nasyafakat tidak perlu takut dan khawatir untuk divaksin. Apalagi vaksin sudah melalui kajian dan uji kelayakan yang prosesnya tentu sangat ketat dan teliti sampai akhirnya pemerintah sudah mulai mendistibusikan untuk kegiatan vaksin perdana.

Mashuri, Amd.Kep menerima Sertifikat Vaksinasi Covid-19 (foto:meky/permatanilau.com)

“Masyarakat jangan takut dan jangan cemas. Apalagi setelah beberapa pejabat penting juga sudah dilakukan penyuntikan vaksin di Dinkes yang lalu. Kemudian sekarang serentak di seluruh puskesmas se-Kabupaten Mukomuko juga melaksanakan penyuntikan vaksin terhadap tim medis. Kami berharap nantinya seluruh masyarakat untuk bisa ikut andil dalam penyuntikan vaksin demi melaksanakan himbauan pemerintah untuk menekan angka Covid-19 dan memutus mata rantai pandemi covid.

“Tadi seperti yang kita lihat bersama ada tim medis bernama Mashuri, Amd. Kep yang sudah disuntik vaksin oleh Yuhelmi Deswita, Amd. Kep. Target kami 40 orang, meski ada beberpaa orang yang belum bisa ikut divaksin dengan alasan berdasarkan hasil screening belum bisa dilakukan, namun sifatnya tetap menunggu. Jadi nanti seluruhnya yang ada di internal puskesmas akan divaksin. Jika sudah divaksin maka 14 hari berikutnya akan kembali divaksin yang tahap kedua atau dalam istilah medis disebut boster atau penambahan. Jadi untuk penyuntikan vaksin memang akan dilakukan dengan dua tahap berjarak 14 hari dari penyuntikan vaksin pertama,” tutupnya.

Penulis : Meky Alka

 

Share.

About Author

Leave A Reply

error: Content is protected !!