PDD Pasar Sebelah Mencapai Rp.409.100.000,00 Ini Orientasi Ditahun 2021

0

PERMATANILAU.COM – Dari jumlah Pagu Dana Desa (PDD) Pasar Sebelah yang mencapai Rp.409.100.000,00. Adapun oriantasi kegiatan pembangunan akan difokuskan pada beberapa item. Diantaranya, difokuskan pada pemulihan ekonomi desa, terkait dengan isu global karena, di tahun 2021 akan terjadi krisis pangan sebagai akibat pandemik yang berkepanjangan. Selanjutnya, kegiatan pembangunan desa seperti pelayanan kesehatan, pendidikan infrastruktur dan pemberdayaaan masyarakat.

Tidak hanya itu, titik fokus kegiatan pembangunan juga akam diorientasikan untuk Adaptasi Kebiasan Baru (AKB) dimana akan menganggarkan untuk kebutuhan pencegahan COVID 19 seperti masker penyemprotan desinfektan dan bantuan bantuan bagi warga yang terkena COVID-19. Dan terakhir untuk BLTDD Rencana kegiatan fisik desa Pasar Sebelah, yang menunjang perekonomian desa dan, akan segera di lakukan adalah jembatan, plat decker, dan rapat beton.

“Jadi ditahun 2021 dari PDD Pasar Sebelah memang sudah ada orientasi kegiatan pembangunan yanh akan dilakukan. Dan harapan kita bisa berjalan dengan baik dan lancar nantinya, kata Kades Pasar Sebelah Ansori.

Selanjutnya dalam rapat Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) terkait dengaan pembahasan RKPdes dan APBdes tahun 2021 yang turut dihadiri Camat Kota Mukomuko Ali Nasri, BPD Pasar Sebelah Sudarmono, Tim pendamping desa Pasar Sebelah Apriadi, dan sudirman BABINSA dan BHABINKANTIBMAS pasar sebelah serta beberapa warga desa. Ansori juga menjelaskan bahwa Anggaran Dana Desa tahun 2021 akan menitik beratkan pada pembangunan pemulihan Ekonomi masyarakat desa. Jadi kalau pembangunan fisik berupa gedung yang tidak menunjang perekonomian masyarakat desa di tangguhkan dulu dimana dalam anggaran dana desa harus di anggarkan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) sebesar Rp.300.000,00 bagi warga yang berhak selama 1 tahun.

“Untuk diketahui bahwa di Desa Pasar Sebelah warga yang berhak menerima BLTDD pada tahun 2020 sebanyak 118 KK. Saya sudah menghimbau bahwa penyaluran BLTDD harus tepat sasaran supya tidak terjadi masalah di kemudian hari,” kata Ansori.

Sementara itu, Camat Kota Mukomuko Ali Nasri yang juga menghadiri rapat tersebut juga menegaskan bahwa yang berhak menerima BLTDD adalah mereka yang ekonomi lemah dan miskin. Yang dimaksud mereka yang ekonomi lemah dan miskin adalah, mereka yang tidak memiliki tanah, dengan rumah beratap rumbia, dinding papan, dan berlantai tanah. Dan ia juga menegaskan, bahwa mereka yang sudah terdaftar dalam program jejaring social yang berasal dari pemerintah pusat tidak mendapat BLTDD.

“Warga yang telah menerima bantuan seperti BST, PKH, dan BNPT tidak menerima bantuan BLTDD.” Artinya Peraturan Menteri Keuangan ( PMK ) no 51 dan Peraturan Menteri Keuangan no 222 tahun 2021 berbeda” tegas Camat.

Disisi lain, Apriadi selaku tim pendamping desa Pasar sebelah juga mengatakan bahwa RKPdes dan APBdes 2021 harus segera di tetapkan. Oleh sebab itu Dokumen RKPdes dan APBdes harus ketok palu paling lambat tanggal 28 januari pada masing masing desa di wilayah kecamatan Mukomuko.

“Semoga pada tanggal 28 Januari nanti, semuanya sudah dilakukan dan berjalan dengan baik dan lancar agar segera fokjs pada kegiatan yang sudah terorientasi,” tutupnya.

Penulis : Buyung
Editor : Meky Alka

Share.

About Author

Leave A Reply

error: Content is protected !!