SMPN 01 BAB Tapan Dalam Bingkai Perayaan HGN Ke-75

0

PERMATANILAU.COM – Suasana perayaan Hari Guru Nasional (HGN) Ke-75 Tahun 2020 diakui Plt Kepsek SMPN 01 Basa Ampek Balai Tapan, Novarina, S.Pd sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya dalam momen pandemi Covid-19, tidak semua siswa ikut melaksanakan upacara hari guru tersebut lantaran sistem pembelajaran yang belum secara keseluruhan tatap muka seperti proses kegiatan belajar mengajar ditahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini kita diselimuti oleh pandemi covid-19 secara nasional. Sehingga kegiatan sekolah jadi berbeda dari yang sebelumnya. Namun demikian hikmah yang dilihat selama proses upacara tadi, siswa tampak antusias mengikuti jalannya upacara. Kami melihat siswa-siswi tampak tersusun rapi dalam barisan tanpa perlu diatur lagi. Kami sangat menyadari bahwa siswa banyak yang merindukan kegiatan proses belajar mengajar seperti yang dulu, aktif masuk semua ke ruang belajar untuk belajar tatap muka. Guru-guru pun tampak antusias dalam suasana upacara tersebut, terlebih saat mendengarkan isi sambutan dari Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd,” kata Novarina yang lebih akrab disapa bunda.

Terkait isi sambutan Ketua Umum PGRI. Novarina menjelaskan ada beberapa poin penting yang disampaikan, diantaranya, menyikapi pandemi covid-19 memang seluruh manusia diminta untuk dapat melakukan adaptasi dalam keseluruhan aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan pembelajaran. Seperti halnya dari kegiatan yang awalnya penuh kehangatan dikelas sekarang telah berubah menjadi kegiatan secara online atau daring dan offline atau luring. Namun demikian hikmah dibalik peristiwa pandemi Covid-19, baik guru maupun siswa secara tidak langsung mulai beradaptasi pula terhadap penguasaan tekhnologi. Kerjasama yang baik antara guru, orangtua dan siswa semakin terjalin dalam proses kegiatan belajar seperti demikian. Tapi tetap saja peran guru tidak bisa digantikan oleh tekhnologi secanggih apapun. PGRI juga meminta agar diseluruh wilayah Indonesia dapat dijangkau oleh infrastruktur dasar listrik dan jaringan internet kesekolah. Sehingga tidak ada anak Indonesia dan para guru yang tertinggal dalam pembelajaran mengakses ilmu pengetahuan.

Disamping itu, Ketua Umum PGRI dalam isi sambutannya juga menyebutkan bahwa pihaknya menghimbau agar seluruh guru khususnya pengurus PGRI diseluruh Indonesia baik dari pengurus besar hingga tingkat ranting, untuk tetap menjaga integritas, menjadi teladan dalam menanamkan pendidikan karakter, terkhusus pula dalam rangka mengawal perjuangan dan aspirasi anggota.

“Jadikan PGRI sebagai rumah belajar dan rumah nyaman bagi semua anggotanya. PGRI adalah mitra strategis Pemerintah dan Pemerintah Daerahbdalam memajukan pendidikan, menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan dengan arif dan bijaksana agar tercapai sinergi yang optimal untuk mencapai pendidikan nasional bermutu untuk Indonesia maju. Hidup Guru !, Hidup Guru !, Solidaritas ! Yes ! Siapa Kita ? Indonesia !,” ungkap Ketua Umum PGRI melakui isi sambutan yang disampaikan Novarina.

Selanjutnya saat dikonfirmasi permatanilau.com mengenai apa saja perjuangan PGRI dalam peringatan HUT HGN Ke-75 Tahun 2020. Novarina menyebutkan bahwa sebelumnya Ketua Umum PGRI terlebih dahulu menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden RI, seluruh jajaran Kemendikbud, KemenPan-RB, BKN, Kemendagri, dan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota yang responsif terhadap perjuangan PGRI khususnya dimasa pandemi.

“Ada 5 poin diantaranya (1) Terbitnya Perpres No.98 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK (2) Pemberian kuota kepada guru, dosen, siswa dan mahasiswa untuk kelancaran PJJ (3) Relaksasi penggunaan BOS dan BOP untuk pembayaran guru honorer dan pembelajaran daring (4) Pembatalan Ujian Nasional (5)
Dikeluarkannya klaster pendidikan dari RUU Cipta Kerja. Selanjutnya kami sangat mengharapkan agar para guru honorer Kategori maupun Non-Kategori khususnya yang berusia diatas 35 tahun diberikan kesempatan menjadi ASN melaluai Jalur ASN-PPPK maupun jalurCPNS. Dan apresiasi disampaikan pula kepada pemerintah daerah yang merespon perjuangan di PGRI diberbagai daerah dengan memberikan perhatian pada peningkatan kesejahteraan guru honorer didaerah masing-masing, juga memberikan kesempatan setara kepada semua guru tanpa membedakan status mereka untuk beroleh kesempatan meningkatkan kapasitas profesi. Dengan adanya pembagian kewenangan guru ditingkat provinsi dan kabupaten/Kota, saya menitipkan kepada Bapak/Ibu kepala daerah untuk memberikan perhatian kepada guru-guru didaerahnya tanpa harus terpaku kepada tingkatan mana guru mengajar,” jelasnya.

Terakhir saat dikonfirmasi mengenai guru senior yang telah lama mengabdi di sekolah tersebut, Novarina menjelaskan ada enam orang yang termasuk guru senior dari total keseluruhan guru mencapai 56 guru dan 16 yang Pegawai Negeri Sipil. Salah satu guru senior tersebut diantaranya, Risdawati, S.Pd yang sudah 37 tahun mengabdikan diri sebagai guru.

“Harapan saya semoga di peringatan Hari Guru Nasional Ke-75 Tahun 2020 ini, Pemerintah bisa lebih fokus untuk kesejahteraan guru, termasuk untuk guru honorer yang bisa diangkat menjadi Aparatul Sipil Negara sehingga naik status menjadi Pegawai Negeri Sipil melalui jalur khusus seperti PPPK. Dan untuk Buk Risdawati terimakasih banyak atas pengabdiannya selama ini menjadi guru disekolah ini. Semua ilmu pengetahuan serta wawasan para siswa tentu tidak terlepas dari peran dedikasinya selama menjadi guru,” tegas Novarina.

Disamping itu, Risdawati juga mengungkapkan hal yang sama, ucapan terimakasih kepada Plt Kepsek SMPN 01 BAB Tapan yang dinilai merupakan sosok pemimpin atau atasan disekolah sekaligus panutan bagi para guru dan siswa. Sebab meskipun kami dipimpin oleh perempuan, namun kredibilitas dan profesionalitasnya memang sangat diakui. Buk Novarina sosok yang sangat dekat pada siapapun tanpa memilih karena memandang semuanya sama dengan cara merangkul, mengayomi, memimpin secara kekeluargaan. Semoga Buk Novarina segera menjadi kepala sekolah definitif di sekolah ini. Dan sebelum memaduki masa pensiun selaku guru senior. Saya juga menyampaikan agar seluruh guru tetap semangat dalam menjalankan tugas keprofesian sebagai guru, khususnya bagi guru honorer. Tetap semangat kemajuan suatu bangsa terletak pada regenerasi siswa-siswi kita. Selamat hari guru untuk seluruh guru se Indonesia, semoga kedepan dunia pendidikan akan semakin lebih maju,” tutup Risdawati.

Penulis : Meky Alka

Share.

About Author

Leave A Reply

error: Content is protected !!